Thank God It's Casual Every day!

 
       
 
 
Cara Supaya ...
Celana Yang ...
Thank God It's ...
Karakter Dulu, ...
Tetap Gaya Di ...
Gaun Pengantin
Bahasa Tubuh ...
 
HOME
 

Di jaman fast food dan fast time ini orang semakin praktis, santai dan ingin lebih nyaman. Sikap ini merasuk pada hampir segala sendi kehidupan kaum profesional dan masyarakat umum. Termasuk cara berpakaian. Lihat saja t shirt atau sneaker, yang dulunya dipakai  di lapangan olahraga, sekarang dibawa masuk ke mall. Kini juga sudah lumrah pria memakai sandal ke mana-mana. Wanita berkebaya tanpa sanggul pun bukan tabu lagi.

Beberapa perusahaan yang mengikuti gaya kerja di Amerika memperbolehkan karyawannya berpakaiam lebih kasual pada hari Jum’at. Contohnya pria memakai jins dan wanita bercelana panjang. Tapi adanya perubahan sikap hidup dewasa ini, seperti disebut di atas, membuat gaya Casual Friday itu lama-lama menjadi Casual Every Day pada banyak kantor.

Pertanyaannya sekarang, seberapa kasual  kita boleh berpakaian saat bekerja ?

Kenali Bidang Kerja Anda

Akhir-akhir ini sering terlihat wanita memakai blus kaos, rok ketat dan sepatu sandal ke kantor. Santai memang. Tapi bukankah orang ke kantor untuk bekerja atau berbisnis, bukannya untuk memperlihatkan tubuh atau kakinya yang habis dipedicure ? Memakai baju kerja kasual bukan berarti boleh seenaknya. “You got to know the rules before you can break them. Otherwise, it’s no fun,’ kata sebuah ungkapan.

Untuk berpakaian kasual perlu mempertimbangkan konteks kerja. Apa bidang kerja Anda saat ini ? Legal, sale, advertising, finance atau lainnya ?  Terutama apa peran Anda dalam perusahaan ? Di bagian bisnis atau di bagian kreatifnya ? Seorang penerbit dan seorang editor pada sebuah penerbitan yang sama akan berpakaian dengan gaya yang berbeda. 

Perlu dilihat juga budaya perusahaan : apakah memiliki peraturan lima hari kerja kasual atau hanya pada hari Jumat. Jadi Anda bisa berpakaian dengan representatif kalau sudah tau akan ke mana. Cara paling jitu adalah mengikuti kebiasaan di lingkungan kerja. Perhatikan gaya pakaian rekan atau atasan Anda, sejauh apa Anda bisa tampil kasual.

Kasual tapi Serius

Baju kerja kasual kelihatan lebih dinamis, tidak kaku. Seorang pria tidak harus memakai jas atau dasi, tapi tetap kelihatan profesional. Wanita bisa tetap memperlihatkan jati dirinya sebagai wanita pekerja, meski hanya dengan rok dan blus.  Yang perlu diperhatikan, baju kerja kasual itu harus tetap kelihatan serius.

Berikut ini beberapa gambaran baju kerja kasual yang layak bagi pria dan wanita :

Pria :

·   Setelan jas yang dipakai tanpa dasi membuat gaya setelan kelihatan lebih santai tanpa mengurangi keseriusan pemakainya. 

·   Kemeja berkantung dua, kemeja lengan pendek dan kemeja polo lengan panjang  termasuk gaya kasual. Masukkan kemaja dalam celana supaya lebih serius.

·   Sepatu tanpa tali (pantofel atau loafer) lebih kasual dan masa kini.

·   Celana jins sangat kasual, tapi terlihat lebih serius dengan blaser atau kemeja rapi dan ikat pinggang serta sepatu kulit.

·   Dengan busana kasual usahakan pelengkap busana, seperti sepatu dan ikat pinggang, terbuat dari kulit, supaya kesannya tidak main-main. 

·   Jaket ritsleting tanpa motif pilihan baju kasual pengganti blaser.

·   Blaser ringan dan kemeja jins juga tampak kasual.

·   Kemeja jins boleh dipakai asalkan dengan dasi sutra dan pelengkap kulit.

·   Celana khaki, cordouroy, linen mengurangi kesan kaku.

·   Sweater lengan panjang atau berlengan buntung yang dipakai di atas kemeja juga memberi kesan kasual.

·   Rompi polos bisa menggantikan jaket.

·   T shirt ? Sebaiknya jangan. Apalagi kalau bergambar atau memakai tulisan, seperti yang Anda pakai saat mencuci mobil atau santai di rumah.  Kecuali polos berkualitas bagus. Itupun harus dipakai dengan jaket sportif dan jaket tidak dilepas selama jam kerja.

·   Turtle neck di bawah blaser juga kelihatan rileks.

Wanita : 

·   Blus berkerah atau tanpa kerah, baik lengan pendek atau panjang, boleh dipakai sebagai baju kerja kasual asalkan dimasukkan dalam rok dan rapikan dengan ikat pinggang kulit.

·   Baju atau kaos tanpa lengan tampak kasual, tapi harus selalu ditutup dengan jaket atau blaser selama jam kerja.

·   Citra kasual dan representatif  juga terlihat dengan memakai kardigan.

·   Sepatu sandal yang mempertontonkan jari kaki bukan pilihan sepatu kerja, meski sifatnya kasual. Pakailah sepatu tertutup, sekalipun haknya ceper.

·   Turtle neck yang dimasukkan dalam rok juga sangat rileks, namun representatif.

·   Celana panjang termasuk pilihan baju kerja kasual. Hindari celana kasual karena mengurangi kesan serius dibandingkan celana khaki atau linen pada pria. Pilihlah model lebih formal, jangan terlalu modis dan terlalu lebar. Celana warna gelap lebih baik.

·   Baju atasan warna muda juga memberi kesan kasual dibandingkan warna gelap yang serius dan konservatif.

·   Baju bermotif berkesan lebih santai. Pakailah corak klasik, geometris, teratur dan kecil. (MB)